Powerbank ASUS ZenPower 10050 mAh yang Mungil Ringan Awet dan Maksimal Dayanya




Sebagai orang yang bekerja di dunia online. Gadget adalah
hal yang utama. Bener dong. Saya sendiri juga mengakses smartphone bisa dalam 10 jam sehari. Wah, seharian pegang hape? Ya tidak juga sih. Rata-rata waktu
yang saya habiskan. Biasa multitasking jadi bisa sambil menyelam minum air.
Ibarat kata begitu.
Apa saja sih yang saya akses? Macam-macam. Mulai dari media
sosial seperti Facebook berikut fanpage, Twitter, Instagram,, Youtube, Linkedin
dan G+.
Saya juga sering mencatat ide yang masuk melalui note di
ponsel. Membalas chat tim, relasi, klien dan orderan buku juga Ebook. Bisa
kontak dengan reseller dan tim. Update grup, belajar dan mengajar secara online
via media chat whatsapp juga telegram.
Selain itu saya seringkali menulis artikel untuk blog dan
pesanan melalui aplikasi agar bisa jumpalitan mengurus keluarga dan
pekerjaan sekali waktu. Selain itu ingin
tetap bis menulis draft naskah dan materi melalui beberapa
aplikasi.

Bersyukur ponsel pintar saya memiliki aplikasi lumayan banyak untuk
mendukung.

 Kegiatan Saya Sebagai Seorang Ibu

Bahkan saat ngeloni anak. Nah ini nih yang biasa saya
lakukan. Atau saya malah mendongeng via buku online di smartphone lho. Saya
biasa membacakan buku online setiap malam. Terkadang kalau anak minta saat
siang ya saya jabani.
Anak saya sendiri yang besar menggunakan ponsel. Ada ebook
bagus di aplikasi buku online yang memiliki soal-soal sesuai kelas. Saat ini
anak saya sudah kelas 2 SD. Dia bisa belajar materi, soal latihan, ulangan dan
ujian tengah semester atau akhir semester dimana pun. Jadi tak harus ada di
rumah. Materi juga tak harus selalu dari LKS dan buku paket.
Jadi kebayang kan, bagaimana saya memaksimalkan ponsel
pintar sampai pada  keperluan sekolah
anak. Itu sih belum seberapa. Termasuk video dan foto terutama untuk
mengabadikan momen keluarga juga untuk keperluan pekerjaan.. Belum lagi
aplikasi editing. Email materi pekerjaan, kelas dan tawaran.
Wah tidak bisa disebutin semua ya. Nah semua itu saya
kerjakan tak hanya di rumah. Bisa saat mengantar dan menjemput anak. Saya kan
pasti nunggu dulu sebelum anak-anak keluar kelas. Atau saat saya ada undangan
atau sedang berada di luar.

Ketika Saya Memiliki Kegiatan di Luar Rumah

Nah kalau misal kita diluar, tentu harus siap-siap kalau
sampai baterai berkurang dan butuh isi ulang kan? Jadi meski baterai ponsel saya
terbilang awet. Ada kalanya saya lupa atau belum sempat charge sebelum
berangkat. Atau sudah saya pakai tapi masih penuh. Dan saat sore sudah mulai
habis. Daripada habis total baterainya mending saya isi kan. Siapa tahu ada
berita penting yang datang saat baterai habis. Hiii jangan sampai.
Nah saya butuh sekali power bank yang bisa saya bawa
kemana-mana. Tidak ribet, berat dan bisa menunjang penampilan. Duh penampilan
itu penting lho. Terutama buat saya yang bekerjanya terbilang freelance dan
remote ini. 
Penampilan itu sama saja kita menghormati orang yang kita temui.
Bahwa selain dia menggunakan jasa saya yang cenderung ke pikiran, tetap memastikan enak dipandang ketika sedang berdiskusi. Satu paket kan. Bikin nyaman orang dan salah satu bentuk menghargai orang lain.

Dilema Saat Memilih Powerbank

Saya sempat bingung tuh, pakai apa ya? Secara saya kan sudah
lama pakai powerbank tapi seringkali tidak bisa mengakomodir keperluan saya.
Bisa karena baterai cepat habis, cepat rusak dan lama ngisinya. Bahkan pernah
karena salah posisi, eh tahu-tahu rusak. Kan ga asik banget. Saat kita
bener-bener butuh, powerbank rusak atau tidak mau isi ulang.
Saya pun cari powerbank. Saat itu kebetulan sedang diskon
obral di salah satu toko. Warna yang ada di iklan depan toko adalah pink.
Karena saya penggemar warna pink, akhirnya saya pun masuk dan membeli.
Alhamdulillah ready. Senengnya minta ampun. Hahaha.
Jarang ada kan warna pink itu. Biasanya warna putih. Kalau
pun ada biasanya sebagai aksen saja. Nah ini malah pinknya lebih dominan dan
tidak norak.
Ya sudah saya beli dengan harga jauh lebih murah. Rejeki
banget.

Fitur Produk

Powerbank ASUS ZenPower ini memiliki ukuran kartu kredit
jadi tidak begitu besar dan tidak menyita tempat di tas. Tahu sendiri tas emak
itu seperti apa. Jarang banget bisa bawa sedikit. Hahhaha…. Saya ngaku aja deh.
Soal kapasitasnta lumayan banget 10050 mAh. Ngakunya sih
bisa mengecas sampai lebih dari dua kali. Kok saya rasa enggak ya. Ponsel saya
ini ada dua. Kenapa dua. Karena satu itu tidak bisa memenuhi kebutuhan saya.
Wahahaha.
Enggak sih, alasannya masing-masing saling melengkapi
seperti pasangan suami istri, beda tapi bisa menutupi kekurangan dan kelebihan
masing-masing, eh malah beleber kemana-mana ya.
Soal pengisian termasuk cepat ya. Sangat mendukung pengisian
daya cepat 2,4A. Powerbank ini dilapisi aluminium, jadi suka ngerasa dingin
gimana gitu. Ini mungkin yang bisa membuatnya selalu adem dan ga gampang panas.
Ada beberapa pilihan warna juga lho. Seperti dalam gambar di bawah ini ya,
ZenPower juga aman karena ada powersafe untuk memastikan
keamanan pribadi sewaktu mengisi daya. Selain itu sudah teruji ketahanan konektor
USB standar tinggi sebanyak 5000 kali. Bikin hati adem ya.

Indikator LED 

Powerbank ini memiliki indicator LED yang bisa
memberitahukan pada saya status kapasitas baterai, sudah tinggal berapa. Jadi
saya harus segera mengisi ulang. Seringnya sih sampai rumah dan selesai saya
pakai, segera saya isi ulang. 
Pastikan jangan sampai kondisi habis bis ya.
Kawatirnya bisa bikin rusak dalam jangka panjang. Ini berlaku juga pada gadget
lainnya.

Spesifikasi Gimana?

Saya selama ini tidak merasa berat ketika membawa powerbank
ini kemana-mana. Soalnya tidak berat. Hanya kurang lebih 215 gram. Jadi enteng
banget.
Saya ada tip nih. Kalau misal teman-teman baru saja membeli
ZenPower sebaiknya pastikan terisi penuh terlebih dahulu sebelum digunakan
pertama kali ya. Selalu gunakan kabel bawaan dan melepas powerbank ini setelah
terisi penuh.
Sayangnya, powerbank yang saya miliki hanya memiliki 1 port
USB output. Jadi saya harus bergantian ketika mengisi ulang dua ponsel atau speaker
kecil. Jadi tidak bisa berbarengan kalau kondisi kedua ponsel sudah berkurang
kapasitas baterainya.
Nah bagi teman yang merasa port ini tidak cukup. Ada juga
ZenPower yang memiliki 2 port.

Harga

Harga powerbank di bulan Mei 2017 adalah Rp 250.000,00

Pengalaman Menggunakan ASUS ZenPower

Bagaimana soal keawetan produk ini? Menurut saya Power Bank
ASUS ZenPower ini sangat awet. Sudah setahun ini saya pakai dan tidak ada
masalah. Permukaan powerbank ini juga masih tidak ada goresan.Mungkin saya
memang tipe perawat dan pengguna barang yang oke kali ya hhaha….
Semua masih berfungsi dengan baik. Tidak ada masalah.
Alhamdulillah. Ini termasuk rekor, biasanya saya sudah beli sampai 3-4 kali
dalam setahun. Alhamdulillah ini tidak. Bisa jadi referensi teman-teman untuk
memilih powerbank. Pastikan sesuai kebutuhan ya. Bagi saya sih harganya masih
terjangkau dengan kualitas seperti itu. Bersyukurnya saya dapat harga diskon
obral. Hehhee..

Share ya, siapa tahu ada yang membutuhkan info ini dan Anda
dapat pahala deh. Hehehe.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *