Inilah Asam Asetat yang Sangat Membantu Ibu di Dapur




asam asetat aman, pengawet makanan aman dikonsumsi
Asam Asetat yangMembantu Ibu Memasak di Dapur
Inilah Asam Asetat yang Sangat
Membantu Ibu di Dapur
Sudah hal
jamak kalau seorang ibu harus bisa memasak dan fasih urusan dapur. Betul? Saya sendiri meski
tidak semua resep saya kuasai, paling tidak bisa memasak makanan yang membuat
anak ketagihan dan lahap. Saya masih banyak belajar, untuk menguasai semua
resep yang ada, apalagi Indonesia begitu kaya akan menu masakan yang bikin air
liur tak bisa ditahan.
Masalah
muncul, ketika masakan tidak bisa awet dalam waktu lama. Masa simpan yang
pendek, membuat masakan yang dibuat menjadi bau dan tidak enak lagi untuk
dikonsumsi. Rasanya sayang ya kalau harus membuangnya. Padahal sebelumnya mengira
akan segera habis, atau sengaja memasak banyak, agar semua kebagian. Atau alasan lainnya, karena
ingin menghemat tenaga. Tujuannya agar tidak memasak lagi. Sayangnya, memasak
pagi, daya tahannya hanya sampai menjelang sore. Tentu mau tidak mau Anda harus
memanaskan makanan tersebut bukan? Agar tidak dibuang.
Terkadang
sebagai ibu memang ingin masakannya bisa awet, kue bikinannya juga bisa tahan lama,
minimal seminggu lah. Alasannya, saya suka membuat jajanan dalam jumlah banyak,
untuk persediaan cemilan anak-anak. Tapi namanya awet selalu identik dengan
pengawet. Jarang ada pengawet makanan yang aman. Saya sendiri memilih tidak
menggunakan pengawet, karena khawatir dengan kesehatan anak-anak dan orang yang
mengkonsumsi makanan dan kue bikinan saya.
Saya penasaran
sih, apa iya ada pengawet makanan yang aman untuk dikonsumsi? Saya coba mencari
tahu. Ternyata ada lho. Bahan dasar pengawet itu dari  asam asetat. Asam asetat? Yup. Asam asetat
itu berasal dari cuka alami dan asetat.  Keduanya merupakan salah satu cara tradisional
untuk memperpanjang umur simpan makanan. Cara ini dipergunakan untuk menambah
usia simpan olahan hasil laut, daging, unggas, industri roti dan kue. Nah untuk
yang terakhir tak harus Anda memiliki industri semacam pabrik gitu. Asal Anda
senang membuat roti atau kue, juga bisa menggunakan asam asetat tersebut. Tapi
ini sangat menguntungkan bagi Anda yang memiliki usaha yang berhubungan dengan
itu. Anda bisa diuntungkan, karena dengan menambah masa simpan untuk produk
Anda bisa membuat orang membeli hingga habis. Daripada terbuang sia-sia, ketika
masa berlaku telah habis.

Asam Asetat yang Aman dikonsumsi

Cuka alami dan
asetat ini tidak akan membahayakan tubuh lho. Asam asetat ini mengalami
perubahan bentuk menjadi bubuk dan bersifat asam lemah, jadinya mudah digunakan
dan efektif untuk memperpanjang umur simpan makanan. Mengandung asam organik
yang bisa membuat makanan tidak terkontaminasi oleh bakteri. Itu sangat baik dan
efektif untuk bakso, dan makanan populer sehari lainnya. Dengan asam asetat
yang berupa cuka alamiah akan mencegah bahan makanan menyebarkan kontaminasi
bakteri. Sangat bagus sekali untuk udang goreng, bakso ikan, sayuran yang
direbus dan makanan sehari-hari lainnya. Asam organik juga melindungi makanan
dari jamur, ragi, laktat basil, dan kuman tahan panas.
Jadi gimana?
Tertarik menggunakan asam asetat yang terdiri dari cuka alami dan asetat ini?
Saya jadi tertarik menggunakannya juga. Saya ingin menambah daya simpan untuk
cemilan yang saya buat. Paling tidak bisa awet sampai satu minggu, karena
normalnya, menurut pengalaman, batas waktu makanan tanpa pengawet adalah tiga
hari. Kalau pengawetnya aman sih tak masalah untuk dicoba.




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *