Hati Yang Terpisah

Kau sedang apa disana? Itu pikiranku saat sedang sendiri. Apakah jadwal yang kau miliki begitu padat? Kau disana dan aku disini, dalam tempat yang berbeda. Aku hanya bisa melihatmu di kotak hidup itu, tiap kau akan muncul disana menuntaskan kerinduanku.
Tentu kesibukanmu begitu menyita waktu. Entah apa kegiatanmu sehari-hari. Bahkan tahu-tahu kamu akan terbang di negara lain yang begitu jauh dari tempatmu. Menyapa orang yang mengelukanmu.
Kalau kau menanyakan apa yang aku lakukan. Aku akan menjawab, hanya memikirkanmu sembari mengerjakan pekerjaanku.
Terkadang timbul pertanyaan, akankah kita  bertemu? Memuaskan memandangmu dari jarak yang begitu dekat. Menghabiskan waktu hanya berdua saja, di suatu tempat yang hanya kita berdua yang tahu. Atau ajaklah aku ke tempat kelahiranmu, menikmati udara pagi di pinggir pantai, memesan ikan yang paling segar dan memasaknya untukmu.
Kau adalah bintang di tiap hati yang menyukaimu. Tapi bagiku kau adalah segalanya, seseorang yang istimewa. Tanpa kau tahu, kamu memberiku semangat, bahwa suatu hari kita akan bertemu. Luangkan waktu untukku saja. Meski itu hanya satu hari. Atau mungkin, kau akan nemberiku hidupmu? Bersamaku?
Kau, sedang apa disana? Apa yang kau lakukan hari ini, pukul 15.14 WIB, di negaramu. Negara yang memiliki ibu kota begitu luas dan modern. Adakah kau erselip disana. Akankah aku akan melihatmu di depanku. Berdiri di hadapanku dengan senyummu yang manis itu.

(Visited 1 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *