Cara Membedakan Air Seni Atau Ketuban

Saya mengalami ini, seminggu sebelum melahirkan. Setiap gerak, pasti keluar air. Saya pikir ini adalah air seni. Saat hamil, kandung kemih tertekan oleh dinding rahim. Itulah yang menyebabkan, BuMil sering mengalami BAK. Warnanya jernih tak ada semburat putih yang biasa dinamakan keputihan.

Saya sempat bercerita perihal ini ke suami, dia menjawab apakah saya akan melahirkan hari ini? Begitu terus. HPL bayi kami pada 23 Maret 2013, masih jauh. Tanggal 18 Maret, kami datang untuk memperiksakan kandungan, sayang telat, karena sudah tutup. Hari berikutnya, kami datang kembali. Ya, karena memang itu minggu ketiga, saya harus periksa kandungan (inisiatif sendiri).

Ternyata, setelah saya bercerita tentang kejadian yang dialami tempo hari, dokter kandungan segera memeriksa dengan seksama. Keputusannya hari itu juga saya harus melahirkan Keenan. Bayangkan jam 10 masuk periksa, setengah dua siang, operasi. Kenapa secar? Pertimbangannya adalah, dikawatirkan air ketuban habis, dan itu membahayakn janin, meski posisinya normal.

Dokter bisa memaklumi, memang tiap kehamilan prosesnya berbeda, ibu satu dengan yang lainnya.

—-

Air ketuban dan air seni memang susah dibedakan. Tapi ada cara yang bisa diandalkan.

1. Cium bau celana mom, apalah bau air seni atau justru tidak ada baunya.

2. Air ketuban: tidak berbau, sebaliknya, air seni: berbau

Penting diingat, air ketuban yang lebuh daulu keluar bisa membuat kuman menyerang bayi dan menyebabkan komplikasi. Untuk itu segera ke dokter untuk memastikan ya mom. Untung, sekali lagi untung saya memang sudah menjadwalkan diri seminggu sebelum HPL memeriksakan diri, kalau tidak bisa bahaya. Jangan menebak-nebak sendiri. Anak saya lahir empat hari lebih awal dari HPL

Semoga bermanfaat ya mom šŸ˜‰ Selamat menikmati kehamilannyaa

(Visited 45 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *