Bulan: Mei 2014

Kekasih Kayalan

Aku selalu mencarimu. Apakah kamu mengetahuinya? Atau berpura-pura tak tahu sama sekali. Padahal, aku selalu sengaja membuat tanda, agar kamu mengerti. Apa kamu bodoh? Menutup mata akan kehadiranku? Entahlah, lagi pula sesuatu yang kasat mata, tak nampak olehmu, memabukkanku. Cukup! Berhenti memperhatikanku. Sementara kamu juga mengabaikan perasaanku. Berhenti pula, untuk selalu ada disetiap aku melangkah. …

Memahami Kecewaku #Fiksi

Kali ini ada yang berbeda, dan aku tak bisa menikmatinya. Entah. Kenapa bisa begini? Seharusnya ini akan menyenangkan, tapi tidak. Aku berusaha membuat diriku nyaman dan bisa mencapainya. Justru semakin dalam aku merasa berbeda. Kali ini berbeda, karena aku tidak nyaman dengan diriku. Aku merasa bahwa apa yang kumiliki tidak menarik. Buktinya kau enggan mengatakannya. …

Kekasih Kayalan

Aku selalu mencarimu. Apakah kamu mengetahuinya? Atau berpura-pura tak tahu sama sekali. Padahal, aku selalu sengaja membuat tanda, agar kamu mengerti. Apa kamu bodoh? Menutup mata akan kehadiranku? Entahlah, lagi pula sesuatu yang kasat mata, tak nampak olehmu, memabukkanku. Cukup! Berhenti memperhatikanku. Sementara kamu juga mengabaikan perasaanku. Berhenti pula, untuk selalu ada disetiap aku melangkah. …

Harga Tiket Pramek Turun

Februari kemarin, saya naik Pramek bersama kedua buah hati. Kaget, iya. Saat anak saya yang usianya belum genap setahun harus membayar penuh. Tapi karena tidak ada pilihan lain, saya tetap membeli tiket. Total saya membeli 3 tiket, Rp 30.000,-. Menurut saya itu mahal, apalagi hari itu juga saya dan anak-anak langsung pulang. Jadi Rp 60.000,- …

Mendengarmu

Aku berkali-kali memukul kepala dengan telepon genggamku. Astaga mana bisa salah sambung? Kulihat kembali nomor telepon yang baru saja aku hubungi. Salah angka di digit terakhir. Pantas saja kalau begitu. Aku seharusnya menghubungi Putri.sepupuku. Ayahnya adalah pamanku, yang menikah dengan orang Yogya. Rumah mereka dekat dengan pantai. Aku ingin libur sementara waktu. Kudengar dari sepupuku …

Cinta Pada Pendengaran Pertama

” Hallo, Putri. Can I meet you next week in Jogja?” Aku membelalakkan mata. Telepon ini dari siapa. Dengan gerak cepat, aku melihat nomor asing yang tertera di log panggilan. Suaranya begitu berat. Orang itu terus bicara tanpa sadar, bahwa dia telah keliru noner tujuan. Dia meminta untuk menjemputnya di bandara. Lelaki ini juga bilang …

Harga Tiket Pramek Turun

Februari kemarin, saya naik Pramek bersama kedua buah hati. Kaget, iya. Saat anak saya yang usianya belum genap setahun harus membayar penuh. Tapi karena tidak ada pilihan lain, saya tetap membeli tiket. Total saya membeli 3 tiket, Rp 30.000,-. Menurut saya itu mahal, apalagi hari itu juga saya dan anak-anak langsung pulang. Jadi Rp 60.000,- …

Rindu Yang Tak Bisa Kau Hitung

Aku terkejut, saat aku melihatmu pagi ini. Mengenakan atasan berwarna putih dipadupadankan dengan celana kain berwarna coklat. Sepatu yang kau pakai juga senada dengan warna celana. Kau pandai sekali memadu warna. Kau berdiri tepat di depanku. Kapan kau datang? Kenapa tak menghubungiku terlebih dulu? Kau hanya tersenyum. Rindu. Itu katamu. ” Aku tak bisa berlama-lama, …

Hati Yang Terpisah

Kau sedang apa disana? Itu pikiranku saat sedang sendiri. Apakah jadwal yang kau miliki begitu padat? Kau disana dan aku disini, dalam tempat yang berbeda. Aku hanya bisa melihatmu di kotak hidup itu, tiap kau akan muncul disana menuntaskan kerinduanku. Tentu kesibukanmu begitu menyita waktu. Entah apa kegiatanmu sehari-hari. Bahkan tahu-tahu kamu akan terbang di …

Mendengarmu

Aku berkali-kali memukul kepala dengan telepon genggamku. Astaga mana bisa salah sambung? Kulihat kembali nomor telepon yang baru saja aku hubungi. Salah angka di digit terakhir. Pantas saja kalau begitu. Aku seharusnya menghubungi Putri.sepupuku. Ayahnya adalah pamanku, yang menikah dengan orang Yogya. Rumah mereka dekat dengan pantai. Aku ingin libur sementara waktu. Kudengar dari sepupuku …